Tahap elisitasi rekayasa kebutuhan ini merupakan tahapan yang paling pokok untuk menuju progres-progres selanjutnya agar lebih lancar dan menghindari adanya konflik atau ketidak cocokan hasil antara pemangku kepentingan dalam suatu organisasi maupun dalam suatu proyek. Tahapan ini berguna untuk menggali informasi sebanyak-banyaknya dari organisasai atau customer yang terlibat dalam sebuah proyek. Tahap elisitasi rekayasa kebutuhan ini nanti juga digunakan acuan oleh seorang analis dalam membuat rancangan sistem maupun rancangan anggaran biaya dalam suatu proyek. Dan pastinya nanti akan ditemukan suatu konflik atau ketidakcocokan antara customer dan analis sistem. Dan disinilah peran analis sistem bagaimana menemukan solusi antara kedua belah pihak sehingga terdaapt titik temu yang dapat memperlancar suatu proyek menuju goal yang diinginkan oleh seorang customer. Sebagai contoh :