Context diagaram merupakan sebuah diagram sederhana atau diagram level atas yang menggambarkan proses aliran data dari sebuah sistem secara singkat. Context diagram ini digunakan oleh seorang analis untuk memberikan penjelasan kepada customer atau tim development untuk menjelaskan kemungkinan-kemungkinan data apa yan akan terlibat dalam sebuah sistem yang dibangun. Kegunaan context diagram ini merupakan sebuah rancangan untuk membuat diagram selanjutnya yang lebih detail dari context diagram yaitu DFD diagram atau bisa disebut Data Flow Diagram. Pada context diagram memiliki simbol yang sama dengan DFD diagram, hanya saja dalam context diagram tidak melibatkan salah satu simbol dari DFD diagram yaitu simbol store. DFD diagram juga memiliki peran yang sama seperti context diagram tetapi lebih detail dari proses yang ada dalam context diagram. Proses yang terdapat pada context diagram dipecah menjadi beberap fungsi yang akan terlibat dalam sebuah sistem berdasarkan use case diagram , hanya saja dalam DFD ini terdapat aliran data dan data store yang membedakan dengan use case diagram.
Berminat untuk menggunakan CMMS?
Aplikasi berbasi web yang berguna untuk memonitoring perawatan mesin dalam industri menggunakan status work order dan preventive








