Setelah berhasil mengetahui cara membuat context dan DFD selanjutnya adalah mengenal data melalui sebuah database. Apa sih yang dimaksud dengan database ? Apa pentingnya mengenal basis data. Seberapa perlu kita sebagai developer mengenal lebih jauh tentang database. Pada dasarnya database atau basis data sudah kita miliki di dalam otak kita yang bisa kita gunakan untuk mengolah informasi kita perlukan, dan kemudian kita sampaikan ke seseorang. Begitu pula konses database dalam sebuah siste informasi, databse tersebut tersimpan dalam sebuah aplikasi yang dikelola dalam DBMS (Database Management System) dan database tersebut terdiri beberapa cluster data yang bisa dikelompokkan sesuai dengan informasinya. Dan data tersebut dapat diambil dengan melakukan proses query menggunakan fitur DBMS dan hasil tersebut dapat diolah menjadi informasi yang dibutuhkan oleh informan untuk mengetahui hubungan tiap data. Jadi untuk mengenal database setidaknya mengenal konsep database merupakan kumpulan data yang terdiri dari berbagai tipe data baik itu numerik , tanggal, teks, gambar, video dan lain-lain, serta berbagai macam informasi data seperti keuangan, cuaca, budaya, transportasi dan lain-lain. Lalu apa yang dimaksud dengan DBMS? DBMS itu sendiri merupakan sebuah tools atau alat yang digunakan untuk mengelola database baik itu digunakan untuk menyimpan, menghapus, memodifikasi, maupun mengakses data dan mencari informasi yang sesuai dengan kebutuhan informan. Tentunya kita sudah mengenal berbagai macam DBMS. Dan yang perlu diketahui database berbeda dengan DBMS, database lebih mengarah kepada struktur data sedangkan DBMS adalah sebuah tools untuk mengelola struktur data tersebut.
Berminat untuk menggunakan CMMS?
Aplikasi berbasi web yang berguna untuk memonitoring perawatan mesin dalam industri menggunakan status work order dan preventive








