Mungkin ada beberapa dari anda yang sudah mengenal cara menggunakan dan mengenal webserver, tapi ada juga beberapa yang belum menganal apa itu webserver. Webserver pada dasarnya adalah sebuah mesin virtual yang digunakan untuk menjalankan sebuah bahasa pemrograman web, seperti PHP, Javascript atau Python. Dan webserver ini biasanya dijalankan dalam sebuah aplikasi yang digunakan untuk membaca perintah-perintah source code yang dibuat oleh programmer. Dan dalam bahasan kali aplikasi webserver yang akan digunakan adalah XAMPP, dan saya menganggap proses instalasi XAMPP sudah kalian lakukan, karena instalasi aplikasi sangat mudah dilakukan, dan silahkan download aplikasi XAMPP. Dan perlu diperhatikan kembali aplikasi ini didalamnya sudah terdapat beberapa aplikasi yang terintegrasi untuk digunakan sebagai webserver seperti apache untuk mengeksekusi perintah bahasa pemrograman PHP, Mysql atau mariaDB sebagai DBMS (Database Management System) untuk mengolah data-data yang akan dibangun dalam sebuah aplikasi seperti proses insert, update, delete maupaun view data. Meskipun sebenarnya masih banyak webserver lain seperti nodejs yang berjalan dalam port 8080 untuk mengeksekusi perintah javascript. Sedangkan pada apache, default port yan digunakan dari webserver adalah 80. Dan kalian bisa melihat port yang digunakan dalam webserver pada bagian netstat pada XAMPP seperti yang terlihat pada gambar di bawah

Gambar 1.
Dan perhatikan jika dalam netstat tersebut pada bagian port. Jika dalam bagian port kalian tidak menemukan port 80, berarti port tersebut sedang menganggur dan dipastikan apache webservermu bisa berjalan dengan baik. Namun jika apache tidak bisa berjalan, kemungkinan port tersebut digunakan oleh aplikasi lain. Untuk merubahnya kalian harus memodifikasi file httpd.conf di folder apache :

Gambar 2
Rubah pada baris yang “Listen ….” pada baris tersebut kalian bisa merubah port default 80 menjadi port lain yang tidak digunakan dalam gambar 1 tentang netstat sebelumnya. Jika port tersebut tidak digunakan maka apache akan berhasil digunakan.
Dan perlu diketahui di dalam XAMPP secara default penamaan domain yang digunakan adalah localhost, 127.0.01 atau localhost:80 jika menggunakan port default.

Gambar 3
Perhatikan ketiga gambar pada gambar 3 terdapat perbedaan cara mengakses webserver.
- Menggunakan alamat localhost sebagai nama domain default yang digunakan oleh apache dan port yang digunakan adalah 4343 sehingga jika dibuka dengan hanya menggunakan perintah localhost maka tidak akan pernah ditemukan halaman tersebut karena localhost masih besifat mengakses port 80.
- Menggunakan alamat 127.0.0.1 merupakan alamat IP address default yang diberikan apache untuk mengakses sebuah webserver. Tapi IP ini tidak akan bisa diakses menggunakan komputer lain dalam jaringan yang sama. Karena IP ini bersifat local komputer, yang artinya hanya bisa digunakan pada komputer tersebut. Sedangkan port 4343 merupakan port yang dari webserver apache dari aplikasi XAMPP yang kita jalankan
- Menggunakan alamat IP address komputer kita dalam jaringan. Bisa dilihat pada gambar 3 alamat IP address yang kita gunakan adalah 192.168.1.73, yang artinya bahwa komputer kita memiliki alamat IP address dalam jaringan local network adalah 192.168.1.73. Sehingga aplikasi kita dapat diakses oleh komputer lain yang berada dalam jaringan yang sama.
Sebagai contoh kasus pada nomor 3. Saya menggunakan jaringan wifi dari internet kartu smartphone yang saya gunakan menggunakan Tethering hotspot. Dan IP pada komputer saya gunakan mendapatkan alamat IP 192.168.43.118 seperti pada gambar 4, perintah yang saya gunakan untuk mendapatkan IP tersebut pada windows yang itu dengan membuka command prompt dan mengetikkan perintah “ipconfig -all”

Ketika saya sudah berhasil mendapat alamat tersebut maka secara otomatis saya bisa mengakses webserver saya dengan alamat IP tersebut dimanapun. Karena IP tersbut adalah IP dynamis yang diberikan pihak provider pada internet yang saya gunakan menggunakan proses tahtering hotspot pada kartu indosat. Gambar 5 merupakan dua tampilan yang berbeda dengan menggunakan browser di smartphone dan komputer untuk mengakses alamat tersebut.

Gambar 5
Perhatikan pada gambar 5 tersebut saya berhasil mengakses webserver dengan alamat IP public dari kartu indosat, dengan menggunakan tathering hotspot pada smartphone. Dimana IP 192.168.43.118 adalah alamat IP yang saya dapatkan di komputer sebagai webserver dan port 4343 adalah port webserver.
Tugas : Instalasi XAMPP dan lakukan pengujian terhadap webserver yang sudah siap kalian gunakan dengan menggunakan akses internet. Sehingga webservermu bisa diakses dimanapun kalian berada. Ujikan dengan menggunakan smartphone teman kalian yang memiliki provider internet lain.
MySQL atau MariaDB sepertinya sudah tidak asing bagi kalian yang telah belajar tentang database. Namun kita singgung sedikit cara mudah untuk mengolah database yang kita sudah siapkan dan berjalan di XAMPP seperti yang terlihat pada gambar 1. Jika MySQL sudah berjalan, XAMPP telah memberikan aplikasi default untuk pengolahan database dengan menggunkan PHPMyAdmin. Dan bisa diakses dengan menggunakan alamat sesuai gambar 3 dengan tambahan …/phpmyadmin, misal localhost:4343/phpmyadmin. Sehingga hasil yang didapatkan adalah sebagai berikut :

Gambar 6
Namun kelemahan dari phpmyadmin yaitu interface yang terlalu lambat untuk proses query data. Sehingga perlu adanya aplikasi pihak ke-3 untuk proses pengolahan database. Dan disini saya menggunakan navicat untuk melakukan koneksi ke MySQL / Maria DB pada webserver yang sudah saya install. Proses koneksi yaitu dengan menggunakan new connection dan disana terdapat beberapa pilihan koneksi database seperti MySQL, Oracle, SQL Server, Postgre dll. Dan disini saya menganggap proses konfigurasi user untuk database MySQL sudah dilakukan, sehingga hasilnya adalah sebagai berikut :

Gambar 7
Dan bisa diperhatikan pada gambar 7 saya menggunakan alamat IP yang saya beri akses untuk remote database. Yang artinya alamat IP tersebut saya ijinkan untuk mengolah database pada MySQL pada webserver saya. Dan bisa dikatakan bahwa dengan navicat saya tidak perlu kembali menggunakan server komputer saya untuk mengolah database, cukup dengan navicat yang terinstall di komputer lain saya bisa melakukan pengolahan database. Dan jika berhasil terkoneksi maka akan tampil nama koneksi di dalam navicat kalian sesuai yang dibuat tadi.
Tugas : Karena saya menganggap bahwa kalian sudah paham database maka tugas kalian selanjutnya adalah membangun database server. Dan lakukan pengujian dengan menggunakan komputer lain agar database yang kalian buat di database server (MySQL pada XAMPP) dapat diakses menggunakan host/ komputer lain. Seperti yang terdapat pada gambar 7. Dimana saya bisa mengakses database dengan navicat menggunakan alamat IP address pada komputer saya.
